Dengan maraknya isu2 keagamaan yang timbul di negara tercinta kita ini dan gebrakan-gebrakan dari Bapa Suci Paus berkenaan dengan liturgi, iseng-iseng saya bertanya pada teman-teman mudika yang kebetulan sedang kumpul untuk berlatih paduan suara. “Eh, baru-baru ini ada artikel baru dari Vatikan yang menerangkan tentang ajaran Konsili Vatikan 2, uda baca belum? Jawaban yang saya dapatkan kurang lebih adalah: “ha? Apa itu? Ga ngerti ahh” “Walah, jangan terlalu holy begitu, ntar kamu jadi fanatik” “Itu kan bukan urusan kita, kalaupun itu penting palingan juga ntar2 romo kasih tau kita”
Banyak yg bertanya dan membandingkan dirinya dengan bermacam situasi dan keadaan. Sebagai contoh adalah seorang Katolik mengatakan bahwa sulit dan sangat berat menjadi seorang Katolik yg baik. Ini adalah pernyataan yg sangat tepat dan nyata.
Berapa di antara kita yang menginginkan untuk menjadi orang
benar di hadapan Tuhan?Banyak.
Lalu berapa di antara kita yang mengusahakan agar keinginan
itu tercapai?Cukup banyak.
Berapa di antara kita yang tetap teguh berusaha menjadi
orang benar dalam begitu banyak godaan duniawi yang menimpa?Tidak banyak.

The record shows that as the need for medical experiments grew, many physicians and others treated institutionalized infants, dying patients, and mentally impaired individuals as not quite
Terdapat sesuatu yang sangat mengganggu dalam benak mereka yang menjadikan pendapat bahwa Katolik/ Kristen adalah sebenarnya sekedar agama. Lebih lagi pernyataan agama yang benar, terlihat angkuh dan tidak menghargai agama dan kepercayaan lain.
Dengan sadar seorang berkata itu adalah hak dan pilihan aku, dan dengan kasih Yesus menghargai pilihan kita dan dengan tegas Yesus menyatakan pilihan seorang salah!
Tuhan suka sekali bercanda... menggelitikku hingga aku terbahak bahak dengan ciptaanNYA yang lucu.... mengenalkanku dengan pelawak pelawak kehidupan.... membawaku tersenyum dalam kidung dan nyanyian nyanyian cintaNYA
Cinta sejati, setiap orang pasti menginginkan dan mendambakannya. Cinta yang tak pernah kunjung habis,yang selalu memberi, yang tidak berkesudahan, dan abadi sepanjang waktu.
"Eloi, Eloi, lama sabakhtani?", yang
berarti: Allahku, Allahku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?” (Mrk15:34),
demikian seruan nyaring Yesus ketika akan wafat. Yesus adalah Tuhan dan ketika
akan wafat Ia ditinggalkan oleh sahabat-sahabatNya, para rasul, yang selama
kurang lebih tiga tahun menyertaiNya.
Mohon bantuan dan dukungan anda, dalam nama kasih Kristus.

Biaya Operasional Yayasan Rumpun Lestari BCA Cab. Kebayoran Lama A/C o. 248 300 500 8
Biaya Pendidikan Yayasan Rumpun Lestari BCA Cab. Kebayoran Lama A/C No. 248 301 500 3
Alamat Panti Asuhan Mekar Sari: Commercial III blok B1 no 1-1A, Sektor 1.5 Bumi Serpong Damai, Tangerang 15330 Telp: 021-5315-3088 - Fax: 021-5315-3089
email: pa_mekarsari@yahoo.com
|