Berada diluar waktu

Kirim Ke Printer E-mail Artikel ini ke Teman


Hari jumat dan sabtu gua ngga tidur sampe minggu siang sepulang dari gereja. Jadi elu bisa bayangin deh ngantuknya gua. Gimana sih kalau kita kurang tidur, mata keset ngga bisa melihat cahaya atau sinar2 kuat. Minggu Pagi kita sekeluarga kegereja seperti biasa jam 8:30, udah lama lebih kurang dua bulan gua kemisa siang jam 11:00. Misa minggu pagi adalah favoritnya keluarga gua, karena musik, koor dan semuanya adalah ortodok dan sejalan dengan liturgi. Misalnya bacaan dari mazmur atau amsal .....dengan kidung dan litaninya yg selalu membawa gua kesurga, dalam perjalanan kesurga itu gua sudah siap untuk mendengarkan Kabar Baik pada bacaan ke 3. Sewaktu kita berdiri biasanya gua tutup mata dan meresapi kata2 Yesus dalam bacaan itu, karena memang Yesuslah yg sedang berbicara pada gua. Anyway, pagi ini tumben blon tidur dan gereja penuh sesak ..... Sewaktu gua menerima komuni ...., ini sering terjadi karena memang gua rasakan seperti ketenangan, kekuatan iman/fisik damai dan serasa dalam pangkuan Bapa merasa menjadi lagi anak umur dua th deh. Kali ini gua terima Tubuh dan Darah Tuhan kita, oh yah sudah biasanya gua menundukan kepala sewaktu melewati Cawan yg dibagikan di sebelah kanan depan gereja dekat altar. Dimana gua selalu berhenti sejenak tunduk dan menyapa Yesus disana walaupun gua ngga menerima Cawan. Setelah kembali di bangku tempat gua duduk, gua selalu menutup mata dan merasakan cinta kasih dan karunia Yesus, gua merasa bersatu dengan-Nya, bini, anak, elu dan semua umat katolik. Tepat pada saat itu gua tidak merasa lelah, ngantuk dan kaki serasa tidak menginjakan bumi, badan gua yg dingin karena capek atau karena musim dan cuaca saat itu, tidak merasakan dingin, panas, lelah, ngantuk dsbnya. Yang ada adalah ketenangan, damai dan sejuk tidak gelap ataupun terang berkilauan yg ada hanyalah percaya dan jawaban atas percaya itu ..... untuk lebih diskriptif kayaknya gua mesti berada dihadapan elu deh. Tiba2 matahari keluar dan menyinari gereja bagian gua duduk. Sinar yg masuk bukannya terasa pada muka atau menghangatkan tubuh gua yg dingin, melainkan langsung kedalam sedalamnya diri gua yg gua sendiri tidak tau berada ....... atau gua miliki. Bagaimanapun mata akan berkedip-kedip atau silau bila melihat sinar matahari secara langsung, gua memantau sinar matahari tanpa merasakan mata sakit, silau atau berkedip. Belum pernah seumur hidup gua merasakan matahari dan sinarnya seperti itu, biasanya kita dapat melihat darah dalam kelopak mata bila kita menatap matahari dengan mata tertutup, melainkan mata gua tutup akan tetapi pandangan gua tetap terbuka dan seluruh isi gereja dan luar gereja dapat gua lihat dengan jelas ...... saat ini gua berkata Yesus aku mencintaiMu, Yesus izinkanlah aku merubuhkan lelah dan sakitku dalam pangkuanMu ... air mata mengalir tidak tertahan ...... gua bisa mendengarkan detak jantung gua berhenti sejenak dan sunyi yg melebihi sunyi yg menunjukan kesunyian yg gua kenal selama ini adalah brisik dan kebingasan dan sunyi yg gua dengar adalah seperti kehampaan yg damai dan sejuk .... pendengaran tajam dan cara mengendalinya adalah kelebihan gua dengan manusia biasa, daya dan kendali dengar gua adalah suatu yg dapat gua percaya. Berhentinya detak jantung dapat gua jelaskan seperti gua melihat setetes air jatuh dari pohon dan tetes air itu berhenti secara slow motion setangan dari mata dan muka gua ....begitulah sunyi dan damai yg gua lihat dan rasakan ...... semua ini terjadi dalam beberapa detik saja, karena sewaktu gua melihat kekanan gua bini gua baru saja beberapa langkah dari dimana gua berdiri dan mata guapun tidak sedang menangis. Gua yakin tadi bini gua sudah sampai keposisi kita berada pada bangku gereja ..... gua yakin mata melihat semua isi dan juga apa yg berada diluar gereja ... memang semua persis seperti yg gua lihat dan memang si A, si B dan si C semua menerima komuni dan berjalan melewati gua dst ... akan tetapi sewaktu gua sadar atau istilah apa yg kita gunakan untuk fenomena seperti ini .... si A, si B dan si C semua masih jauh ngantri untuk menerima komuni, bini gua, anak gua baru nyampe kesisi gua .... Yesus aku mencintaiMu, apalagi yang dapat ku katakan ..., jadikanlah aku seperti kehendakMu, amin

Edisi 08Feb2006 oleh Tony

  Register agar anda dapat ikut mengirimkan komentar anda


Iklan Oleh SM

Halaman baca dan downloan buk elektronik Katolik

Halaman E-Books SM



Ekaristi Dot Org Forum Katolik Terpopuler

Ekaristi

Renungan Harian, Homili, Les Alkitab Alkitab Online, Dok Vat II, Forum Diskusi dengan Moderator dan Belajar Bersama Apologis



Media Katolik

Media Katolik Indonesia

 Search Engine Katolik Indonesia bantulah keluarga anda untuk menemukan milis-milis yang sehat dan baik untuk dilihat agar tidak sembarang menemukan milis porno dan yg merusak moral.

Iklan Oleh SM


 

© copyrights 2005 Santo Mikael | Login